25 November, 2020

Kapolri Dibikin Pusing Ulah Para Perwira, Kali ini Kapolsek KP3 Serui Buat Ulah

JAKARTA, Bulan Oktober 2020 menjadi bulan yang paling sial buat Kapolri Jenderal Idham Azis. Karena Beberapa Anak buahnya diduga terang terangan membuat ulah, gaduh dimasyarakat, salah satu informasi terbaru Kapolsek KP3 Serui Papua, yang diduga atas perintah Kapolresnya, memeriksa Kendaraan harus dilengkapi ” BPKB”.

Dimana setiap kendaraan yang masuk di wilayah Serui, bukannya ditanya STNK, SIM dan Surat Jalan melainkan yang ditanya adalah BPKB, ketika tidak memiliki BPKB pihak Polsek KP3 Menahan Kendaraan tanpa dasar hukum yang jelas terkait Surat Penyitaan dari Pengadilan.

Salah satu pemilik kendaraan yang enggan mau disebut namanya mengatakan, bahwa dirinya sudah 7 Hari ditahan kendaraannya oleh Pihak MP3, padahal dirinya sudah melengkapi surat surat ke daraan dari STNK, SIM, Surat Jalan.

Beredar dalam WhatsApp Kapolsek Serui bahwa Penahanan atas Pengawasan Kspolres Kepulaun Yapen dan Perusahaan Lising.

Ketika di konfirmasi melalui WhatsApp, Kapolsek Serui mengatakan, bahwa pihaknya tidak Pernah Menahan Kendaraan tapi mengamankan sementara 5 Unit di Polsek KPL dan 18 Unit di Polres, dan sekarang menurutnya 3 unit yang masih belum bisa menunjukkan Surat Keterangan dari leasing Tentang Kendaraan dibawah dari asal ke tempat tujuan Serui.

“Maaf pak kami TDK pernah menahan kendaraan tapi mengamankan 5 unit di Polsek KPL dan 18 unit di Polres, sementara yg di Polsek sisa 2 unit yg msh belum bisa menunjukkan Surat Keterangan dari leasing ttg: “kendaraan dibawah dr asal ke tempat tujuan Serui”, kami punya urusan thdp kendaraan hny itu pak dr 5 unit tsbt yg 3 bs menunjukkan surat yg dimaksud JD HR itu jg lsng dibawah pemilik/penanggung jawab.
Maaf pak td saya lg ada ibadah.
Status kendaraan sama tapi yg lain bisa.
Maaf kalau bs nanti contoh surat yg dikeluarkan leasing akan kami wa ke bapak.
Sisa 2 kendaraan ini saja yg blm bisa tunjukkan surat kelengkapan nya pak.
Tapi saya heran pak tuk kendaraan ini SDH banyak orang yg datang ke kami yg mengaku SBG pemilik sampai2 kami JD bingung siapa sebenarnya pemilik/penanggung jawab di Serui. Sementara di STNK nama lain.
Mohon petunjuk pak.
Maaf pak mobil yg bapak maksud mobil yg mana ya? (Avanza atau Datsun)” Tegas Kapolsek.

diapun menambahkan Dirinya tidak mempersulit Masyarakat, jika kendaraan melengkapi surat.

Menurut Ketum LBH Phasivic Jakarta Pusat, Agus Floureze, bahwa Langkah dilakukan Kapolsek adalah Langkah yang salah, seharusnya Pihak Polisi Mengayomi masyarakat dengan cara memeriksa kendaraan mengikuti Protap yang sering dilakukan KP3 seluruh Indonesia, terkait SIM,STNK,KIR, dan Surat Jalan.

” Bahaya itu, kalau dalil mereka hanya dasar Tidak memiliki BPKB ditahan kendaraan, Perlu diketahui Penyitaan kendaraan harus didasarkan pada Surat Penyitaan dari pengadilan,” tegas Penasehat FKPPI Jakarta Utara ini.

Diapun menyampaikan, yang dibolehkan melakukan Penyitaan Tanpa Surat dari Pengadilan berdasarka putusan MK No.18/PUU-XVII/2019 tanggal 6 Januari 2020 , pasal 15 Undang-undang (UU) No. 42 Tahun 1999 tentang Wanprestasi atau Cidera Janji antara Debitur dan Kreditur adalah Perusahaan lising.

Dia berharap Kapolri dan Kapolda Papua menindak Tegas kepada Kapolres Kepulauan Yapen dan Kapolsek KP3 Serui diperiksa Kabid Propam Polda Papua.

” Saya minta pula Kapolda Papua Waterpauw menindak tegas Kapolres dan Kapolsek yang meresahkan masyarakat itu,” tegas Agus yang memiliki kedekatan dengan Polda Papua ini.

Diapun menambahkan terdapat 6 anggota Polri berpangkat Ajun Komisaris Polisi alias AKP hingga AKBP yang bikin geger instansi polisi Indonesia telah diberikan sanksi sebelumnya oleh Kapolri Jendral Idham Azis diantaranya:

1.AKP Jerico Lavian Chandra.

Perwira pertama ini dicopot dari jabatannya sebagai Kasat Reskrim Polres Simalungun. Ia diduga terlibat kasus judi di Simalungung sehingga ia dimutasi. Ia diduga bersahabat dengan bandar judi togel terkenal di Simalungun, yakni Rijal Belawan dan Sahat Nainggolan.

2.AKP Bambang Herianto

Yang bersangkutan diduga menyalahgunakan jabatannya sebagai Kasat Reskrim untuk menakut-nakuti kepala dinas di Padangsidempuan. Selain dicopot sebagai Kasat Reskrim, AKP Bambang kini harus berhadapan dengan Propam Polda Sumut

3.AKP Bobi Vaski

Ia diketahui menggelar hajatan pernikahan setelah videonya viral di media sosial. Setelah diselidiki, Propam Polda Sumut membenarkan adanya kejadian itu. Bobi dinilai melanggar maklumat Kapolri Jenderal Pol Idham Adziz tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19.

4.AKP Akhmad Rakhmatullah Dwi Nugroho

Eks Kasat Lantas Polres Pasuruan karena menggelar dangdutan dengan biduan di malam keakraban pasca sertijab.

5.AKP Andhika Mizaldy Lubis

Kasat Lantas Polres Pasuruan menggelar dangdutan dengan biduan di malam keakraban pasca sertijab.

6.AKBP Agus Wardi

Nama AKBP Agus Wardi tiba-tiba ramai diperbincangkan media nasional. Kanit V Subdit III Bahan Berbahaya Dirtipidnarkoba Bareskrim itu dituding melakukan pemerasan hingga Rp 7 Miliar.

Korbannya adalah ratusan orang yang terdiri dari perajin dan pekerja jamu tradisional di Cilacap. Mereka pun menggelar demonstrasi di lapangan Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin 5 Oktober 2020.

” Semoga menyusul mereka, yang dianggap meresahkan masyarakat,” tegasnya

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Prabowo Argo Yuwono mengatakan, soal terkait Permasalahan Kapolsek Serui, dia berharap media phasivic mengkonfirmasi kepada Kabid Humas Polda Papua.

Sumber : suara-phasivic.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *