Jaringan Sabu Asal Tebing Diamankan Di Siantar, 1 Bandar 2 Pengedar Gol
SUARA
PHASIVIC
26 July, 2021

Jaringan Sabu Asal Tebing Diamankan Di Siantar, 1 Bandar 2 Pengedar Gol

SUMUT-Badan Narkotika Nasional Kota Pematang Siantar kembali menggagalkan sebanyak 29 gram narkotika jenis sabu dan uang tunai sebesar Rp 3,9 juta rupiah.

Kepala BNNK Pematang Siantar Dr Teungkus Harianja saat pers liris nya menyebut dalam penangkapan itu pihaknya berhasil amankan tiga orang tersangka.

Para tersangka berinisial IRL (39) TFA (30) dan KH (35), dari para tersangka petugas berhasil mengamankan 1 buah plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu dengan berat 0.17 gram, 1 buah palstik klip kecil berisi narkitika jenis sabu dengan berat 0,25 gram.

Selanjutnya, 1 buah plastik klip besar berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 11,75 gram, 10 buah plastik klip sedang berisi narkotika jenis sabu dengan berat 12,18 gram, uang tunai sejumlah Rp 2.140.000 rupiah, 8 bungkus palstik klip kosong ukuran sedang dan sendok yang terbuat dari sedotan plastik.

Penangkapan ketiganya hasil dari penyelidikan pihaknya selama satu bulan terakhir. Dimana sebelum dilakukan penangkapan terlebih dahulu dari jauh hari pihak BNN telah melakukan pemantauan disana, ujarnya Teungkus Harianja

“Jadi kurang lebih satu bulan kita sudah memantau para tersangka,” pungkasnya.

Adapun kronologis penangkapan ketiganya yakni pada hari Senin (19/7/2021) sekira pukul 16.00 WIB tersangaka pertama berhasil diamankan dari Jalan Handayani Kelurahan, Bah Kapul Kecamatan Siantat Sitalasari.

Dari tersangaka, petugas temukan 1 (satu) paket diduga narkotika jenis sabu.

Kemudian dilakukan pengembangan terhadap tersangka selanjutnya, sekira pukul 17.00 WIB dua orang tersangka berinisial diamankan dari Jalan Sisingamangaraja Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Tepatnya dari dalam rumah kedua tersangka berhasil diamankan, setelah dilakukan penggeledahan dari dalam kamar salah seorang tersangka ditemukan 1 paket narkotika jenis sabu.

Dari atas lemari makan barang bukti kembali ditemukan yakni 1 buah alat hisap sabu lengkap beserta 2 buah plastik klip sedang dan 4 buah plastik klip kecil.

Kemudian dari dalam kamar yang di jadikan gudang, tepatnya di lemari, ditemukan 1 buah kaleng biskuit monde yang di dalamnya terdapat kotak HP merek Oppo. Setelah dibuka berisi 1 buah plastik klip besar berisi narkotika jenis sabu dan 10 plastik klip sedang berisi narkotika jenis shabu serta 6 buah plastik klip srdang kosong dan 1 buah sendok terbuat dari pipet.

Adapun barang bukti lainnya dalam penangkapan tersebut yakni, satu unit sepeda motor mio tanpa plat, 1 buah handphone merek samsung, 1 buah handphone merek Oppo, 1 buah handphone merek Nokia, 1 buah bukti transfer ke Bank BRI, 1 buah kartu ATM Mandiri, 1 buah buku rekening mandiri, 1 blok slip penarikan kosong dari BRI.

“Untuk Buku rekening Bank dan kartu ATM masih tahap penyelidikan apakah para tersangka sudah melakukan transaksi lewat ATM tersebut,” ujarnya.

Adapun peran para pelaku antara lain, TFA berperan sebagai bandar, KH berperan sebagai kurir sementara IRL berperan sebagai rekan join kerja sang bandar.

Setelah dilakukan penyelidikan, adapun jaringan narkotika jenis sabu tersebut yakni jaringan antar kota. Dimana barang tersebut didapatkan para tersangka dari Kota Tebing Tinggi Sumatera Utara.

Disinggung apakah pihak BAN Kota Pematang Siantar melakukan pengembangan ke kota Tebingtinggi. Teungkus Harianja menyebut pihaknya telah bekerja semaksimal mungkin tinggal menunggu waktu yang tepat, ujarannya.

Untuk para tersangka dikenakan dengan pasal 112 dan 114 atau undang-undang no 35 tentang Narkotika tahun 2009.

____

Penulis Matius Gea NSM

Teks Foto, Ketiga tersangaka saat dihadirkan dalam pers liris Kamis siang (foto/Matius Gea NSM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *