Bisa Jadi Konflik Israel – Palestina Kembali Terjadi Perang Dunia?
SUARA
PHASIVIC
14 June, 2021

Bisa Jadi Konflik Israel – Palestina Kembali Terjadi Perang Dunia?

“A blind flash of white light, lit up the sky over Gaza tonight. People running for cover, not knowing whether they’re dead or alive. We will not go down in the night without a fight…
Women and children, murdered and massacred night after night…”

Penggalan lirik lagu karya musisi Micheal Heart diatas sangat menggambarkan apa yang terjadi di Palestina saat ini. Serangan demi serangan sudah banyak menghilangkan nyawa manusia.

Minggu (16/05/21) waktu setempat, sedikitnya 33 nyawa warga Palestina gugur akibat serangan udara Israel di kota Gaza dan melukai puluhan lainnya. Akibat dari serangan tersebut juga menghancurkan dua rumah. Menurut media setempat, rumah Kepala Hamas Gaza, Yehya al-Sinwar, juga menjadi sasaran. Sebelumnya pada Sabtu (15/05/21), kantor media internasional dihancurkan oleh serangan Israel, kantor berita yang menaungi Al Jazeeera asal Qatar dan kantor berita Amerika Serikat, yaitu Associated Press. Dilaporkan bahwa sebelum dihancurkan, para penghuni sudah diarahkan oleh militer Israel untuk keluar segera dari gedung sejam sebelum gedung tersebut rata dengan tanah.

Sejak Senin (10/05/21) sampai hari ini, sudah lebih dari 180 nyawa termasuk 52 anak-anak gugur di jalur Gaza akibat serangan Israel dan lebih dari 1000 warga yang mengalami luka-luka.

Memburuk dan memanasnya keadaan di Palestina semakin mengkhawatirkan dunia internasional. Indonesia melalui Presiden Joko Widodo mengutuk keras serangan Israel terhadap Palestina, “Indonesia mengutuk keras serangan Israel yang telah merenggut ratusan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak. Agresi Israel harus dihentikan,” cuit Presiden di akun twitternya pada Sabtu (15/05/21). Juga melalui akun Twitternya, Presiden mengatakan bahwa akan menjalin komunikasi dengan Presiden Turki, Perdana Menteri Singapura, Presiden Afganistan, Sultan Brunei Darussalam, Perdana Menteri Malaysia dan Yang Dipertuan Agung Malaysia dalam rangka membahas situasi yang terjadi di Palestina serta perkembangan global dan di Afganistan, serta situasi di Palestina yang semakin mencemaskan. Selain itu, Presiden juga membahas mengenai tindak lanjut Asean Leaders’ Meeting, yang membahas tiga hal penting yaitu pembangunan masyarakat Asean, hubungan eksternal Asean serta isu-isu regional dan internasional.

Pewarta: Andri Al Victor
Beberapa Sumber: Al Jazeera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *